CARA MEMBUAT VCO

Cara membuat VCO
CARA PEMBUATAN VIRGIN COCONUT OIL (VCO)

Minyak kelapa murni (virgin coconut oil) merupakan minyak kelapa dengan kualitas tinggi karena tidak mengandung kolesterol, kadar air dan asam lemak bebas kecil, serta kandungan asam laurat cukup tinggi (sekitar 53%). Asam laurat adalah asam lemak jenuh rantai sedang, apabila dikonsumsi oleh tubuh akan segera terbakar sehingga menghasilkan energi dan dapat menciptakan kenetralan terhadap kolesterol.

Bentuk ubahan asam lemak dalam tubuh yang berupa monolaurin mempunyai sifat anti virus, anti bakteri dan anti jamur. Oleh karena itu minyak kelapa murni sangat bermanfaat bagi kesehatan dan keelokan tubuh. Penyakit kanker, aids, jantung, diabetes, dan obesitas dapat diatasi dengan menkonsumsi minyak kelapa murni. Sehubungan dengan manfaat yang sangat banyak, minyak kelapa murni dapat digunakan dalam industry farmasi, kosmetika, susu formula, dan minyak goreng berkualitas tinggi. Sementara ini di Indonesia, minyak kelapa murni telah dimanfaatkan dalam pembuatan sampo, deterjen, minyak gosok, minyak telon dll.

Adapun cara pembuatan minyak kelapa murni sangat sederhana, yaitu dengan fermentasi krim dari santan kelapa dengan menggunakan minyak pemancing, akan dihasilkan minyak yang berwarna jernih. Prospek produksi minyak kelapa murni di Indonesia cukup bagus mengingat produksi kelapa di Indonesia khususnya di pulau-pulau penghasil kelapa misal Pulau Nias sangat melimpah.

LANGKAH PEMBUATAN ;

1. Daging kelapa yang sudah cukup tua (warna kulit coklat) dikupas kulitnya.

2. Daging kelapa diparut, kemudian tambahkan air dengan perbandingan 1 kg kelapa dan 2 liter air bersih, diperas untuk diambil santannya.

3. Santan dibiarkan selama 1 jam, hingga terbentuk dua lapisan yaitu bagian atas berupa krim dan bagian bawah air.

4. Air dipisahkan dari krimnya dengan cara mengalirkan air dari bagian bawah wadah.

5. Tambahkan minyak pemancing sebanyak satu sendok makan kedalam krim dan diaduk.

6. Air dipisahkan dari campuran minyak dan blondo dengan cara mengalirkan air dari bagian bawah wadah.

7. Minyak dipisahkan dari blondonya dengan cara disaring menggunakan kain saring.

8. Blondo yang terpisah masih mengandung minyak yang bisa dikeluarkan dengan cara memanaskan blondo pada suhu 100 derajat Celcius selama 10 – 15 menit untuk menggumpalkan blondonya.

9. Minyak yang dihasilkan dapat digunakan sebagai minyak pancingan pada pembuatannya minyak berikutnya.

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s